Thursday, 24 September 2009

cerita penghilang stresss

Lebih Tua
Dalam suatu ruang kuliah di fakultas Kedokteran terjadi tanya jawab antara dosen dengan mahasiswanya tentang anatomi tubuh.
Dosen : Kita semua tahu bahwa wanita itu memiliki dua mulut. Nah siapa yang tahu, mana yang lebih tua mulut diatas atau?
Mahasiswa I :Yang dibawah...pak ! Alasannya karena yang dibawah sudah berkumis, yang diatas belum.
Dosen : Bagus. kamu dapat nilai B. ayo siapa lagi?
Mahasiswa II : Menurut saya yang dibawah lebih tua, karena yang atas giginya masih lengkap, sedang yang dibawah udah pada copot.
Dosen : Yah, masuk akal. kamu dapat nilai B. ayo siapa lagi?
Mahasiswa III : Semua salah pak, kalo menurut saya justru yang diatas lebih tua. Alasannya karena yang diatas minumnya udah pake gelas, yang dibawah masih nge-dot.
Dosen : Ooh very good. Kamu dapat nilai A



SEPATU KULIT BUAYA
Seorang perempuan sangat ingin mempunyai sepatu dari kulit buaya. Dia pun
pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.
"Mahal amat sih," tanya si perempuan.
"Kalau ingin murah ya menangkap buaya sendiri sana," kata si pemilik toko.
Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke sungai besar di daerah situ sambil membawa senjata api. Beberapa saat kemudian si pemilik toko datang dan terkagum-kagum ketika melihat tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai. Sementara itu si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan senjatanya ke seekor buaya lainnya.
Suara tembakan terdengar, kemudian si perempuan menyeret buaya keempat yang baru ditembaknya ke pinggir dan kemudian menyumpah, "Sialan! Yang ini juga tidak memakai sepatu."

Mc Donald
Seorang anak muda yang lumayan kaya masuk ke Mc Donnald. Di sana dia melihat ada sepasang orang tua duduk berhadapan. Di meja mereka ada 1 buah burger, 1 kentang goreng, dan 1 gelas soda.
Kemudian sang cowo tua, mulai membagi burger itu menjadi dua sama besar, juga kentangnya, dihitung satu-satu dan dibagi dua.
Anak muda ini kasihan, "Mereka pasti tidak punya uang untuk membeli dua burger." Ia lalu menawari, bahwa ia akan membelikan satu set 'meal' lagi untuk mereka.
Sambil mulai makan, sang cowo tua itu menolak, "Jangan, Nak. Kami ini sudah menikah selama 50 tahun, dan selalu membagi dua apa yang kami miliki."
"Hmm... ok kalau Anda menolak. Tapi kenapa ibu kok tidak makan?"
Ibu tua itu menjawab, "Sekarang belum giliran saya. Gigi palsunya masih dipakai sama dia, tuh!"


Selingkuh
Sepasang suami istri Joko dan Tatik, 5 tahun telah menikah, sampai suatu hari sang suami Joko sedang bersih bersih gudang menemukan box terkunci rapat dan menanyakan pada istrinya
Joko : Yang..... ini apa tolong dibuka, aku mau bersihin
Tatik : Janganlah Mas, biarin saja...Itu barang pribadiku.......... nanti biar aku yg bersih-in
Joko : Pribadi apaan sih... ayo dong buka (sambil sedikit memaksa )
Tatik : Jangan mas please.......... ini sangat pribadi,..... lain kali saja lah dibuka
Joko : Ada apa sih, kita kan sudah married 5 tahun dan aku sangat terbuka padamu, apa yg kau sembunyikan
Tatik : Tak ada mas, please untuk yg satu ini benar benar pribadi tolonglah jangan paksa aku...............
Begitu pinta sang istri pada suaminya, walaupun dgn kesal dan curiga akhirnya sang suami tak sampai hati juga dan membiarkan box itu tertutup rapat.
Tiga tahun kemudian ketika mereka sedang bersih bersih gudang sang Suami menemukan kembali box itu dan minta pada istrinya untuk membuka, tapi lagi lagi sang istri menolak dan berhasil meyakinkan suaminya untuk tak membuka.
Begitu seterusnya tiap tahun ketika sang suami minta dibuka sang istri selalu bilang itu hal yg pribadi , minta kesempatan untuk terus menyimpannya dan tak mau membukanya.
Sampai pada suatu saat pada tahun yg ke 15 perkawinan mereka, sang suami akhirnya tak kuat menahan rasa ingin tahunya dan memaksa istrinya membuka dengan mengancamnya :
Joko : Kalau kali ini kau tak membuka kuceraikan kau !!!!
Tatik : (dengan menangis tersengguk ) Baiklah mas.......akhirnya ini toh harus kukatakan padamu.........tapi.......berjanjilah dulu kau akan memaafkanku dan tak melakukan apapun padaku yaa.....(pintanya memelas)
Joko : Oke.. ok.. aku berjanji ... ayo buka.... cepat......(krn rasa ingin tahunya kuat sekali )
Tatik : Ikhlas yaa mas.... benar ??... demi langit - bumi...yaaa janji takkan memarahiku..??
Joko : Iya.. janji . benar. sumpah apapun yg kau simpan aku takkan marah.. aku sayang kamu kok ( melunak)
Dan akhirnya....... dengan gemetarrr..... dan menangis........tersedu-sedu.........sang istri, ....... dengan susah payah dan berkeringat,........serta ekspresi penuh ketakutan dan penyesalan..........membuka box itu perlahan-lahan.. .... melihat hal itu sang suami merasa kasihan melihat istrinya sangat tertekan dan ketakutan, dalam hatinya diaberjanji sendiri apapun yg istrinya simpan dan sembunyikan takkan membuatnya marah,.....sambil ingin cepat cepat tahu apa yg istrinya simpan..... dan ketika box dibuka................................ Betapa lega hati sang suami,............ketika tahu isinya hanyalah .......... TIGA BUTIR JAGUNG......... dan ..... Beberapa Tumpuk uang puluhan ribu serta beberapa lembar ribuan dan ratusan rupiah saja.... sambil sedikitheran........kemudian dia memeluk istrinya yg menangis semakin keras dan berusaha menghiburnya......... yaa sudahlah....... ndak papa..ndakpapa..........cup..cup... diam....... Ketika istrinya agak mereda tangisnya,dia tanya sambil mengungkapkan kejengkelannya :
Joko : ... apaan sih kamu ini...... begini aja kok disimpan 15 tahun dan menangis seperti itu, coba jelaskan !!!
Sang istri dng ketakutan, dan menangis tersendat-sendat kemudian mulai berani menjelaskan, :
Tatik : Mas, maaf yaa, jangan marah..... selama ini .....aku....pernah menghianatimu....... Aku pernah selingkuh dan tiap kali selingkuh kuletakkan 1 biji jagung dalam box ini sebagai peringatan atas perbuatanku.....
Mendengar hal itu spontan sang suami marah dan naik pitam sambil membentak
keras pada istrinya :
Joko : Kurang ajar kau.. tak tahu diri.... kau nodai perkawinan kita.....!!! beraninya kau .... kepoaratt !!!!!!
Istri : Mas.... please, bukankah kau sudah janji padaku rela memaafkanku ??? aku sudah kapok kok mas !!
Sambil terus marah dan nge-dumel sang suami mondar mondir, sementara sang istri terus minta pengampunan dan menyatakan sudah kapok dan takkan mengulangi lagi perbuatannya. Sampai pada akhirnya suami mulai mereda dan dlm hatinya berhitung-hitung ttg dosa dosa istrinya dibandingkan dosa dosanya sendiri..............
Joko : (DALAM HATI) Ah...... nggak papalah gua maafin.... toh aku bukan orang suci jugaaa,......
aku lebih sering selingkuh dibandingkan dia........ yaah...sudahlah........ pokoknya dia sadar........
Suamipun kemudian memeluk istrinya penuh mesra dan mengusap air mata di pipi sang istri sambil berkata :
Joko : Yaah....... sudahlah.. kumaafkan kau istriku yg paling kusayang, aku bisa menerima sgl keburukanmu, tapi jangan sekali kali kau ulangi lagi yaa...?? (sambil terus membelai rambut istrinya)
Tatik : Oh ya.......?????? terima kasih ya masss...... aku juga saying kamu....
Joko : Lalu uang setumpuk itu apa?? ... tabunganmukah ???............
Lanjut sang suami.penuh tanya........................
Tatik : Yaaaa..... ituu..mass........................( sambil berlagak manja dan menggelayut di tubuh suaminya) ... eemm..mmm..... kan butir jagungnya aku kumpulin,...... kupikir daripada menjamur .............JADI TIAP TERKUMPUL 1 KILO AKU JUAL Rp 1500,.......dan uangnya aku simpan, ..............uang itu hasil penjualan butir butir jagungku......
Joko : ....... APPAA........... ??? !!!!!!!!!!!!!.......... Yaa.........TUHAN........ !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


SELALU ADA SISI BAIK
Di sebuah kepulauan tropis yang hangat hiduplah seorang Raja yang dibantu seorang Perdana Menteri yang sangat optimis. Perdana Menteri ini juga sangat positif sehingga seringkali sang Raja merasa jengkel karena selalu saja ia mampu menemukan sisi positif dari setiap keadaan.
Pada suatu hari, Raja dan Perdana Menteri sedang melakukan perjalanan melintasi hutan lebat. Di tengah perjalanan sang Raja beristirahat sambil membelah buah kelapa sebagai pelepas dahaga. Ketika sedang enak-enaknya makan buah kelapa tanpa sengaja sang Raja menggigit batok kepala yang keras itu sehingga giginya terlepas. Ia menjerit kesakitan lalu menyampaikan kesialannya pada Perdana Menteri. Mendengar keluhan sang Raja, Perdana
Menteri ini malah tersenyum sambil berteriak, "Wow, itu bagus...!"..... "Ha!
Kenapa kamu berkata seperti itu?" tanya sang Raja keheranan. "Ya, karena itu adalah pertanda keberuntungan untuk Baginda." Mendengar jawaban ini sang Raja menjadi sangat marah. Bagaimana mungkin seorang Perdana Menteri malah menganggap lucu penderitaan seorang rajanya? "Baginda, mohon dengarkan saya," desak Perdana Menteri, "di balik setiap kejadian yang tidak mengenakkan selalu terdapat sisi baik yang tidak kita lihat." "Cukup! Ini sudah keterlaluan!" Kini sang Raja menjadi murka
Ia lalu menangkap dan mengikat Perdana Menteri. Kemudian dimasukkan ke dalam sumur kering. Sang Raja akan menjemputnya nanti sepulang dari perjalanannya. Sang Raja melanjutkan perjalanan.
Setelah berjalan cukup jauh sang Raja dihadang oleh sekelompok suku liar yang sedang mencari orang untuk dikurbankan pada dewa Gunung Api. Begitu suku liar ini mengetahui bahwa yang ditangkap adalah seorang Raja, mereka sangat senang dan membawanya ke pemimpin upacara. Lalu, suku liar ini mempersiapkan sesajian dan merias Raja ini dengan pakaian kurban yang indah.
Ketika hendak dikurbankan dan algojo siap memenggal leher sang Raja, sang pemimpin berteriak menghentikan semuanya. Ia melihat ternyata ada satu gigi sang Raja yang telah tanggal. "Kami tidak bisa menggunakan engkau sebagai kurban, karena Dewa Gunung Api hanya berkenan menerima kurban yang tubuhnya lengkap. Kamu boleh pergi sekarang!" Sang Raja merasa sangat bersyukur. Ia pun lari cepat-cepat meninggalkan suku liar itu. Tiba-tiba ia teringat apa yang dikatakan oleh Perdana Menterinya, bahwa memang benar-benar ada sisi keberuntungan dari sesuatu yang dianggapnya sebagai kesialan.
Bergegas sang Raja pulang. Di perjalanan pulang ia menjenguk Perdana Menterinya yang masih tertinggal dalam sumur kering. Ketika melongok ke dalam sumur, sang Raja melihat Perdana Menterinya masih terikat rapat dan sedang tersenyum gembira. "Wow..! Perdana Menteri ini benar-benar seorang yang berpikiran positif..!"
Sang Raja menolong Perdana Menteri itu keluar dari sumur dan meminta maaf dari segala apa yang dilakukan padanya. "Aku minta maaf telah melemparmu ke dalam sana!" kata sang Raja sambil memegang bahu Perdana Menterinya. Kemudian sang Raja menceritakan apa yang dialaminya. "Aku ditangkap oleh suku liar di sana yang bermaksud mengurbankanku pada Dewa Gunung Api. Tapi mereka melihat ada sebuah gigiku yang lepas lalu mereka melepasku. Bukankah ini suatu keajaiban! Sewaktu kau mengatakan hal itu, aku sangat tidak percaya.
Malah membuangmu ke dalam sumur itu! Maukah kau memaafkanku?" "Ah,
Baginda tak perlu meminta maaf," jawab Perdana Menteri itu sambil tersenyum. "Bukankah itu juga adalah sebuah keberuntungan dan berkah bagi hamba karena Baginda telah melempar hamba ke dalam sumur" "Ha..? Sekarang berkah apa yang bisa kau tarik dari kejadianmu itu?" tanya sang Raja terheran-heran.
"Begini Baginda," jawab Perdana Menteri. "Seandainya saja hamba tadi pergi bersama Baginda, maka suku liar itu akan menggunakan hamba sebagai kurban untk Dewa Gunung Api..!"